Kekuatan Iman


Matius 17:14-20

Ketika Yesus dan murid-murid-Nya kembali kepada orang banyak itu, datanglah seorang mendapatkan Yesus dan menyembah, katanya: "Tuhan, kasihanilah anakku. Ia sakit ayan dan sangat menderita. Ia sering jatuh ke dalam api dan juga sering ke dalam air. Aku sudah membawanya kepada murid-murid-Mu, tetapi mereka tidak dapat menyembuhkannya." Maka kata Yesus: "Hai kamu angkatan yang tidak percaya dan yang sesat, berapa lama lagi Aku harus tinggal di antara kamu? Berapa lama lagi Aku harus sabar terhadap kamu? Bawalah anak itu ke mari!" Dengan keras Yesus menegor dia, lalu keluarlah setan itu dari padanya dan anak itupun sembuh seketika itu juga. Kemudian murid-murid Yesus datang dan ketika mereka sendirian dengan Dia, bertanyalah mereka: "Mengapa kami tidak dapat mengusir setan itu?" Ia berkata kepada mereka: "Karena kamu kurang percaya. Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini ke sana, ?maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu.

Renungan:

Yesus menghendaki kita agar memiliki iman yang besar akan kuasaNya. Akan hak waris kita sebagai saudara-saudariNya, yang telah ditebusNya dan diberi anugerah, mengusir setan, mengobati, mendoakan sesama kita untuk hidup lebih baik.

Dalam Nama Yesus, kalau itu kita lakukan penuh keyakinan segala keajaiban akan terjadi. Saya terkesan akan sharing Rm Johanes Dwi Harsanto Pr, via Facebook yang mengusir setan seorang pemudi yang kerasukan begitu lama dan berat. Saya punya pengalaman yang sama 20 tahun yang lalu ketika saya sebagai tamu di komunitas Sta Yulia Sukorejo. Kami dimintai Bu Lurah untuk mendoakan anak yang kerasukan setan. Tanpa pikir panjang kami bertiga menuju kerumah anak itu. Gadis remaja itu telah bergelesot di bawah rumpun bambu. Kami bertiga berdoa bergandengan tangan dan mengurapi gadis itu dengan air suci dan menaburkan garam. Ajaib gadis itu meraung dan lemas, mulutnya keluar air berbusa lalu sadar.

Puji Tuhan, kejadian ini diluar dugaan kami. Hari ini kita merayakan Santa Klara yang menunjukkan kekuatan iman yang luar biasa. 40 tahun dia meninggalkan kemewahan dan gemerlapnya dunia dan hidup dalam biara kontempelatif di Asisi. Dia dan para susternya hidup dari derma/sedekah, dan penyelenggaraan kasih Tuhan. Ketika terjadi peperangan dan biaranya digrebeg oleh para prajurit, Santa Klara yang sedang sakit, berlari ke kapel untuk mengambil monstran yang bertahtakan "Sakramen Maha Kudus". Dia berjalan menuju pintu gerbang diikuti para susternya dengan penuh keberanian. Ajaib, para serdadu itu mundur teratur, dan para susternya selamat, biarapun aman. Inilah kuasa Tuhan yang ditampakkan jika kita percaya padaNya.

(Renungan Harian Mutiara Iman 2012, Yayasan Pustaka Nusatama,Yogyakarta)

Artikel & Renungan Populer

Daftar Renungan Lainnya :